Wednesday, October 27, 2010

Pray for Indonesia and for my sister & family

Astaghfirullah...astaghfirullah..innalillahi wa innalillahi rojiun..
hanya kata2 itu yang kusebutkan berulang2 ketika mendengar berita mengenai bencana alam yang terjadi di Indonesia.
Pada saat yang berdekatan, terjadi gempa skala 7,1 richter di Mentawai, Sumbar yang disusul dengan tsunami setinggi 3 meter, Senin, 25 Oct 2010. sedangkan di hari yang bersamaan, banjir melanda jakarta untuk kesekian kalinya dan menyebabkan macet yang teramat parah. banyak yang menghabiskan waktu 4-5 jam perjalanan dalam kota, dan pulang tengah malam ato dini hari baru sampe rumah..fiuh..kebayang capenya.
Selasa, 26 Oct 2010, gunung merapi yang kemarin sudah siaga AWAS, meletuskan wedhus gembel pada pukul 5.02 WIB sore dengan suhu sekitar 500 derajat celcius..meskipun sudah dievakuasi, ada beberapa warga yang tak mau mengungsi, termasuk mbah maridjan yang akhirnya ditemukan tewas terbakar.

Astaghfirullah...astaghfirullah..jutaan ucapan prihatin dan duka cita ditujukan ke Indonesia..meskipun demikian tak kuasa mendengar atau membaca berita tersebut. Sekali lagi Indonesia tertimpa musibah..semoga rakyatnya semakin kuat dan tabah menghadapi musibah ini. semoga kita belajar dari kesalahan kita, memperbaiki diri dalam bersikap dengan alam, bumi dan semakin banyak beribadah kepada Allah.

Saat ini, saya juga sedang menunggu kabar dari kakak saya dan keluarganya yang saat ini sedang di Bangkok. saya baru membaca berita online, bahwa di Bangkok pun ada musibah banjir yang sudah menelan korban jiwa 50 orang lebih. Membaca itu, saya langsung ingat kaka saya sekeluarga yang sedang berlibur di bangkok. saya coba telpon tak bisa, sms tak dibalas,,aduh,,,jadi kawatir..saya infokan ke ibu saya, mohon doa untuk kaka sekeluarga agar selamat. saya sendiri pun, tak berhenti menelponnya dan mendoakan..Ya Allah, lindungilah kaka kami sekeluarga, semoga mereka selamat sampai kembali ke jakarta tanpa kurang suatu apapun.

No comments:

Post a Comment