Wednesday, July 06, 2011

Fabulous Hongkong - Part II - The Peak

Hari ini agenda kita pagi2 adalah ke The Peak.

Namanya jalan rombongan jadinya yang rencananya keluar rumah jam 9 jadi molor jam 10.30. Udah gitu ada ajaa yang ketinggalan, jadi mesti balik lagi trus tunggu2an. Nyampe sana udah siang.huffft… tarik napas …inhale-exhale…

Eniwei, The Peak itu seperti puncaknya Hongkong. Diatasnya ada The Peak Tower yang berdiri 552 meter diatas permukaan laut. Dari teras The Peak kita bisa melihat keindahan kota hongkong. Sayangnya kemarin gerimis jadi pemandangannya berkabut. Tapi baguss bener..
Nah..Untuk sampai ke Peak Tower kita bisa naik Peak Tram.
Peak Tram adalah kereta kabel sepanjang 1.4 km menuju puncak gunung Victoria. Peak Tram yang sudah beroperasi dari tahun 1888 merupakan kereta kabel tercuram di dunia, karena dia berjalan menanjak dengan kemiringan 45 derajat. Seru!! Keren banget deh, padahal kanan kiri hutan dan jurang tapi belum pernah ada kecelakaan. Canggih!


Peak Tram ini beroperasi dari jam 7 pagi – 12 malam, dengan interval 10-15 menit.

Waktu kemarin kita kesana udah panjang aja antrian orang yang mau naik peak tram. Rieweh deh..bener2 euy. Lagi musimnya orang liburan, kemana2 ngantri. Sigh..

Menuju Peak Tram
Dari MTR Central keluar di Exit J2 menuju Chater Garden dimana menara Bank of China dapat terlihat dengan jelas. Menyeberang ke Queen’s Road Central dan Garden Road. Dari situ banyak penunjuk arah ke Peak Tram Lower Terminus. Tiket bisa dibeli langsung di Peak Tram Lower Terminus.

Garden Road

@ Chater Garden
Harga tiket Peak Tram :
Adult                                     : HK$40 (PP)       HK$28 (S)
Child (age 3-11)                    : HK$ 18 (PP)      HK$11(S)

Didalam The Peak Tower juga ada Museum Madam Tussaud, museum lilin pertama di asia yang berisi patung lilin tokoh2 terkenal di dunia. Artis, politikus, olahragawan, ilmuwan dan tokoh2 dunia lainnya. Tapi karena berada di asia, jadi banyak patung lilin berwajah oriental yang saya nga kenal sama sekali. Hihihi..
Owiyah..ada juga loh patung lilinnya Amitabachan, wah mama saya langsung hepi dan minta difoto bareng sama aktor india favoritnya.. hahahaha…Sayang Sharukh Khan belum dibuat patung lilinnya.

ACTION!

The Girls

Kalau saya sih paporitnya ga lain dan ga bukan, berpoto dengan si mas ganteng Jhonny Deep..sluurp…*ngelap iler* meskipun Cuma patung lilin, udah cukup bikin saya puas meluk2 badannya. Hahahakahahak!

potonya nepsong bener ya *malu*
Foto paling favorit :


Akhirnya bisa ngeliat mas gendut
Tarif masuk museum Madam Tussaud:

HK$ 160 Dewasa, HK$90 Anak-anak (usia 3 – 11 tahun) dan Orang Tua (di atas 65 tahun).

Tarif paket Museum Madam Tussaud + Peak Tram single :HK$180 (adult), HK$90 (child n elder)

Tarif paket Museum Madam Tussaud + Peak Tram PP : HK$170 (adult), HK$85 (child n elder)

Paket Combo (Peak Tram single + Madam Tussaud + Sky Terrace): HK$190 (adult), HK$95 (child n elder)

Paket Combo (Peak Tram PP + Madam Tussaud + Sky Terrace): HK$200 (adult), HK$100 (child n elder)

Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat disini

Setelah puas bermain di The Peak, kami turun dengan menggunakan Peak Tram lagi dan kembali ke Central. Karena sudah jam 2, rencana ke Ocean Park diskip. Akhirnya kami menuju Ladies Market di Mongkok. Menuju Kowloon kami sengaja naik Star Ferry dari Central. It’s a must try. Tarifnya hanya HKD$2,5. Bayar pake octopus card trus naik di Upper Deck menikmati angin semilir yang menerpa wajah. Nice..

Turun di Tsim Tsa Hui, kami naik bus no.2 menuju Ladies Market. Bisa juga sih naik MTR nanti turunnya di station Mongkok exit D3. Tapi karena kita mau jalan2 sambil liat pemandangan jadi kita pilih bus. Baru pulangnya kami naik MTR.

Owiyah Ladies Market kaya Bugisnya Singapur. Pinter2 nawar ya. Lumayan lah kalau mau beli oleh2 disini. Murah2. Sebaiknya sih kalau belanja disini jangan disamain sama barang2 di tanah abang ya. Barangnya beda, made in nya beda, kursnya juga beda. Soalnya ada yang udah cape2 kita bantuin nawar, ternyata ga jadi beli karena bilangnya lebih murah di Tanah Abang.. hedeh..ya kalo gitu kaga usah belanja aja dari awal. Untung penjualnya nga marah2.

Malamnya, setelah anak2  tidur. Saya, Mas, Kaka n Ka Nan, jalan2 menelusuri Causewaybay. Kali ini kita coba naik tram dari depan hotel Regal. Tram atao kereta listrik ini ramping2 deh. Bayarnya sekitar HKD$2.30 jauh dekat, bisa pake octopus card ato cash. Karena judulnya iseng2 jalan, kita ga liat tujuan tram tersebut main asal  naik aja sampai ujung trus balik lagi. Hehehe..nga ada kerjaan ya. Seneng aja ngeliat kota Hongkong di malam hari, liat kehidupannya, orang2nya. Karena lahannya yang terbatas, pemukiman di Hongkong bentuknya vertical semua. Sayangnya banyak bangunannya yang terlihat kumuh dan kusam. Ventilasi tertutup semua pake ac kalau nga bakalan pengap trus ga ada halaman. Jadi kepikiran gmana mereka ngejemurnya ya? Kalo di Singapur kan pake tiang bendera tuh buat ngejemur, kalo di HK langsung laundry kali ye?
Mencoba Tram di malam hari

Puas keliling2 apalagi kantuk sudah mulai terasa baru deh baru deh kita pulang. Meski sudah hampir tengah malam, daerah causewaybay masih ramai aja. Banyak toko yang masih buka, dan orang lalu lalang. The city never sleeps.

2 comments:

  1. wahhh liburannya seru ya mbak

    salam kenal

    ReplyDelete
  2. Hi aditya..lam kenal juga .. :)

    iya..masih belum puas liburan sebenarnya...wish could stay longer.. :(

    ReplyDelete