Monday, July 18, 2011

Pilih-pilih Investasi

Hari gini kayanya udah makin banyak orang yang aware mempersiapkan investasi untuk hari tuanya. Malahan sepertinya semakin banyak orang ikut seminar financial planner di sini dan di sono demi mendapat ilmu financial safe. Istilah dana pensiun, dana pendidikan, asuransi/unitlink, dana reksa, hingga investasi emas dan dinar udah ga asing lagi. Bahkan ketika saya blogwaking banyak banget mommies yang ngebahas khusus mengenai investasi di blognya.

Terus terang saya jadi merinding disko dan deg2an ketika memikirkan apakah yang sudah kami siapkan cukup untuk masa depan Keisha dan masa tua kami.

Sejujurnya kami hanya menyiapkan asuransi pendidikan untuk kuliah Keisha. Dana itu memang kami persiapkan untuk biaya kuliah yang pastinya akan membengkak asumsi 15% dari biaya kuliah sekarang. Kalau untuk biaya sekolah TK-SMA, kami buka tabungan pendidikan khusus Keisha. Yang kami setor perbulan, dan biasanya hadiah dari kerabat untuk Keisha pas lebaran atau ulang tahun.

Untuk saat ini kami ga belum ada utangan/kreditan rumah/mobil.(karena tinggal masih di negeri orang, apartemen kontrakan, dan belum perlu pake mobil). Kita hanya menyiapkan beberapa tabungan yang berbeda dan sengaja kami pilih tabungan dollar USD dan SGD. (yang bikin saya berdoa supaya rate dollar selalu tinggi..hihihi). Kami menyisihkan setidaknya 30 persen dari masing2 penghasilan kita. Pengennya sih lebih dari itu, tapi kita makannya bisa nasi ma garam aja tiap hari ples klo malem pake lilin ajah biar hemat listrik. 

At least kami punya komitmen bahwa tabungan USD ga akan dikutak atik (sebagai dana sangat2 paling darurat) dan tabungan SGD untuk dana liburan eh dana darurat juga deh. Idealnya simpanan di dana darurat 12 kali dari pengeluaran bulanan. Tapi kita sih belum sampai segitu. Perencanaannya masih kurang banget ya?? Mana katanya harus ada dana pensiun...sementara kami berdua nga ada sama sekali..Alhamdulilah untuk asuransi kesehatan kami dicover full oleh kantor saya. Jadi kami tidak terlalu memikirkan. 
Kita juga punya rencana untuk buka tabungan haji atas nama kta berdua, karena rencananya pengen berangkat bareng. Insya Allah sih mau buka rekening pas lebaran nanti ke Indo. Eh bank bakalan buka ga ya?

Saya sadar persiapan ini belum ada apa2nya. Kadang saya malah sempet kawatir ntar klo tiba2 kami berdua tiba2 dipanggil, kira2 tabungan kami ples rumah kami di jakarta (yang ga laku2 dijual) cukup ga ya supaya keisha bisa hidup layak tanpa kami? haduwwhh... jadi brebes mili deh saya...

Sampai saat ini saya pun masih cari2 peluang investasi yang bagus. Sempet tertarik sama danareksa. Tapii setelah baca2 lagi ternyata danareksa ada unsur ribanya (meskipun ada danareksa syariah, tapi masih diragukan kehalal-annya) jadi mundur lagi.  

Truss kepikiran investasi emas batangan. tapi takut ga bisa nyimpennya karna kecil mungil takut ilang digondol maling. Secara pastinya aku cuma sanggup beli yang kecil.

Well, deep down inside...sya sebenarnya pengen investasi berupa usaha. Karena investasi begini lebih menarik, keuntungan bisa diatur (besar atau kecil tergantung usaha kita), bisa diwariskan ke anak cucu. Apalagi kalo kita uda pensiun, bisa fokus di usaha kita sambil kipas2 duit..(ngayal.com)

Kaya tadi siang di kantor, bos2kyu ngomongin persiapan mereka setelah pensiun. Ada yang bikin showroom di kota kelahirannya, ada yang bikin peternakan sapi, klinik gigi. Macam2 deh.. Bener2 kagum dengan mereka yang sudah berpikiran akan hari tuanya.

Jadi kepikiran sama omku yang bikin tempat wisata Pondok Zidane. Awalnya omku cuma beli tanah kosong yang luas, trus dibikin pemancingan, bungalow2, kolam renang sampai outbond yang akhirnya jadi tempat wisata yang nyaman. Atau omku yang lain yang setelah pensiun bikin klinik kesehatan, tempat kursus, salon. Lain lagi salah satu temen kita disini yang setelah kerja bertahun2 bisa punya kost2an duapuluh pintu di daerah bandung. Nah enak banget investasi begini...

Meskipun demikian ga semua usaha butuh modal besar. Banyak para mommies yang saya kenal bisa punya usaha dengan modal sedikit. Tapi memang butuh keuletan, kesabaran dan keberanian. Kalau saya sih punya impian untuk suatu saat nanti punya TK..boleh kan bermimpi?

Saya nulis ini ga bermaksud untuk pamer tabungan kami. Saya bermaksud untuk sharing sekaligus mengingatkan diri sendiri supaya kalau belanja jangan kalap atao perencanaan liburan berlebihan.. Untuk sementara baru ini yang bisa kami persiapkan. Saat ini kami belum dihadapkan pada kebutuhan2 penting yang membutuhkan biaya besar. Mudah2an apabila saat itu datang kami sudah siap.

3 comments:

  1. Anonymous6:19 AM

    Good bye, sweet alternative other :)

    ReplyDelete
  2. Hi.... Saya haryo dr prudential.... Klo sedang pulang ke indo, bisa ngobrol2 dan konsultasi dengan saya mengenai imvestasi di temat kami..... Contact saya ya..... 082111130017 kebetulan saya sedang cari info juga untuk cari penginapan di HK untuk januari..... Thx ya blog-nya.....

    ReplyDelete
  3. Hi.... Saya haryo dr prudential.... Klo sedang pulang ke indo, bisa ngobrol2 dan konsultasi dengan saya mengenai imvestasi di temat kami..... Contact saya ya..... 082111130017 kebetulan saya sedang cari info juga untuk cari penginapan di HK untuk januari..... Thx ya blog-nya.....

    ReplyDelete