Monday, April 02, 2012

Check Up Cash Flow Bulanan

Waktu kemarin dengar salah satu kerabat kita sakit, langsung deh ngerasa nyesel kenapa kita belum nyiapin dana keluarga dari dulu. Tujuannya ya untuk seperti ini kalau ada keluarga yang sakit, atau iuran untuk nikah saudara, atau benerin rumah warisan leluhur *misalnya*. Jadinya ya seperti kemarin ini akhirnya kita ambil di pos tabungan. Meskipun dananya ada tapi sebenarnya ga sehat buat rencana finansial kita. Walau dana keluarga seperti itu tidak setiap saat terjadi, tapi kalau mengambil dari pos tabungan terus kapan nambahnya tabungan kita?

Eniwei, menurut Ligwina untuk check up cash flow bulanan kita sehat atau ga bisa dilihat dari parameter berikut ;
1. Pos tabungan/sisa penghasilan dan Investasi min 10% dari penghasilan bulanan
2. Pos hutang/cicilan maksimal 30% dari penghasilan bulanan
3. Pos pengeluaran rutin maksimal 40% dari penghasilan bulanan
4. Pos lifestyle/pengeluaran pribadi maksimal 20% dari penghasilan bulanan.

Dari semua pos diatas, pos tabungan adalah yang paling penting! Harusnya pas gajian 10% langsung masuk tabungan dan bukan dari sisanya pengeluaran! Bahkan katanya bagi yang sudah mapan harusnya 30% loh dari penghasilan masuk tabungan atau diinvestasikan.

Berikutnya setelah cek dan ricek, dengan ini kami mengklaim tidak punya cicilan hutan apapun! No credit card, no KPR, no kredit kendaraan bermotor ..wong sampe sekarang kita masih setia dengan MRT. hahaha... Jadi kita bisa berbangga dong ga punya utang. :)

Ta...ta...tapii pas dicek lagi...kok...ternyata pos pengeluaran rutin kita perbulan bisa sampe 60% sik? *tepokjidat*gajadibangga*
Pantes aja tabungan kita bergeraknya bak siput naik gunung!

Dan kesalahan terbesar kita adalah tidak mengalokasikan pos lifestyle! Jadi kalau kita pengen suatu hal langsung aja gesek debit card. yang berarti ngambil lagi dari tabungan. Yaolloo!! ga heran akhir bulan kalau liat rekening koran kita bak besar pasak daripada tiang. hiks..

Akhirnya setelah tersadarkan dan mencoba kembali ke jalan yang benar, hari minggu kemarin kita ke OCBC, buka rekening akun baru. Pilihan banknya OCBC pun hanya karena banknya juga ada di indo dan yang satu2nya buka di hari minggu. *sungguh alasan yg tidak intelek*.
Rencananya akun ini untuk kebutuhan operasional dan untuk mengakomodasi pos lifestyle yang selama ini masih suka-suka gw. Jadi ntar diharapkan tabungan UOB kita aman dari tulisan SALE yang menggoda iman dan kita bisa disiplin nabung dan berinvestasi.

Nah trus untuk dana keluarga gimana? untuk sementara campur ma dana operasional aja deh. pusing kebanyakan alokasi. gegege....
Ternyata prakteknya belum bisa seperti teorinya, apalagi kalau dana yang ada pun masih seucrit. bwahahaha...

No comments:

Post a Comment