Saturday, June 30, 2012

Perjalanan Menyenangkan di Pesawat bersama Anak

Berbeda dengan hubby yang seneng banget naik pesawat, saya malah kebalikannya. Saya selalu tidak pernah suka, takut dan ga nyaman dengan perubahan ketinggian yang bikin kuping sakit. Tapi pesawat satu2nya cara untuk bepergian dengan cepat ke tempat tujuan. Paling yang bisa saya lakukan adalah mengalihkan perhatian dengan berdoa, baca buku atau tidur.

Sekarang semenjak ada keisha, saya malah sibuk memperhatikan kebutuhan dia supaya ngerasa nyaman di pesawat. Dari usia 6 bulan keisha udah saya ajak naik pesawat dr Jkt ke Balikpapan, ga rewel sama sekali, apalagi anak usia segitu biasanya tidur -nyusu aja kan. 

Nah tantangannya adalah pas liburan kemarin, kami harus menempuh perjalanan pesawat sekitar 8 jam non stop. Pe-er banget supaya keisha enjoy selama di pesawat, ga nangis kebosenan minta main di luar pesawat, yang jadinya ngeganggu orang lain. Saya sampe keringet dingin membayangkan di pesawat nantinya apalagi mendengar cerita temen yg baru aja pulang liburan dari San Fransisco ga bisa tidur di pesawat karena ada anak kecil dibelakangnya yang nangis jerit2 ga brenti. Well, anak2 memang anak2...tapi saya ga siap menerima tatapan tajam orang2 yang terganggu dengan tangisan anak sendiri, lagipula itu memang hak mereka untuk bisa istirahat karena mereka sudah bayar harga sama kan.

Buat saya bikin anak nyaman itu nomer satu karena kalau dia udah nyaman kita (dan orang2 sekitar) otomatis akan menikmati perjalanan. Kalau untuk anak bayi mungkin selama dipesawat bisa tidur trus ya, sementara untuk anak di atas 6 tahun udah bisa mencari kesibukan buat dirinya sendiri. Nah..usia antara 3-5 tahun nih yang masih perlu ditemenin biar ga bosen di pesawat. Beberapa hal yang kami lakukan adalah :

1. Cek kesehatan anak ke dokter.
Sehari sebelum berangkat kita ke dokter buat ngecek kesehatan. Meski semuanya positif sehat, saya tetap minta obat buat jaga2. Yang saya minta sih obat biasa seperti, demam, flu, mual untuk travel sickness. Rata2 sih obat tersebut menimbulkan kantuk buat anak supaya mereka bisa istirahat selama di pesawat. Saya juga minta botol obat kecil yang khusus traveling di pesawat, supaya bisa masuk ke kabin. We never know what will happen. 

2. Ceritakan pada anak tentang tujuan perjalanan.
Buat anak menginginkan perjalanan tersebut, dan bukan karena harus/dipaksa. 
Jauh2 hari sebelum berangkat saya udah kasih info sedikit2 ke keisha tentang Ostrali. Kalau saya dan papanya mo liburan kesana. Yang disana dingin lah, bisa ketemu koala dan kangguru. Sampe bikin dia tertarik dan minta diajak. Trus baru deh aku bilang, kalo ostrali jauh, naik pesawatnya lama, keisha ga usah ikut ya. Tentu saja dia langsung protes minta diajak, dia bilang ga apa2 pesawat lama, tetap mo ikut sampe janji ga bakalan rewel. hehehe... cheap cheat? maybe.. but it worked! ^_^

3. Sediakan buku cerita/mainan favorit
Sebelum berangkat saya minta keisha untuk memilih buku cerita yang ingin dia baca di pesawat, dan mainan yg ingin dia bawa. syaratnya harus ringan dan simpel. Ga mungkin kan dia bawa buku bedtime storynya yang bercover tebal dan beratus halaman?
Selain itu saya juga bawakan buku aktifitas untuk mewarnai dan stiker2 kecil yang berguna sekali selama di pesawat.






4. Travel Kit
Saya sampai belikan khusus koper kecil buat keisha. Koper itu nantinya diisi oleh barang2 pilihan dia, seperti buku, mainan, pensil warna, baju ganti, bantal, selimut dan cemilan favorit dia yang bisa dibawa di kabin pesawat. Tujuannya sih supaya dia bisa menentukan pilihan apa yang dia mau bawa, bertanggung jawab sama barang2nya dan supaya kita ga berat mudah ambil barang2 keperluan keisha. Kopernya kecil jd bisa dibawa oleh keisha sendiri, terbukti dia seneng banget disuruh packing kopernya sendiri (meski tetap harus diawasi kalau ga boneka segede gajah mo dibawa juga)

5. Movie & Games.
Karena pesawat kami ga ada inflight entertainment-nya. (yaa what do you expect laah..pesawat mure meriah begini). Mas nge-download film2 kartun buat di aipet plus games seru2 incase udah mati gaya mo ngapain di pesawat. Yuks maree nonton ajah..


6. Baju yang nyaman
Pakaikan anak baju yang nyaman terutama untuk perjalanan jauh. Jangan terlalu terbuka karena di pesawat dingin dan jangan banyak aksesoris ini itu karena bikin anak malah ga nyaman. Selimut, jaket dan kaos kaki bisa dibawa jika sewaktu2 diperlukan.

7. Jalan2
Ga usah terlalu strict anak harus duduk terus di bangkunya. Mengajak dia jalan ke toilet atau sedikit jalan ringan dari depan pesawat hingga ke bangku belakang ga akan bermasalah kok, asal kita tetap mendampingi.

8. Tidoor
Kalau udah bosen dan capek, ya paling tidur. ada untungnya juga dia biasa tidur siang, jadi pasti tidur di pesawat. Lumayan dua jam kepake tidur. hehehe.. Paling enak kalo pesawatnya malam. Jadi waktu di pesawat bisa dpake buat tidur aja. 

Alhamdulilah selama perjalan pp yang masing2 8 jam lebih, keisha sama sekali ga nangis. Selain itu mungkin karena keisha ngerti orangtuanya ga sanggup naik yang kelas bisnis dia tetap hepi dan ga gampang sakit. Eniwei she was really nice and good behave during the flight. Thanks keisha. :)

1 comment:

  1. Anonymous12:27 PM

    Just wish to say your article is as astounding. The clearness in your post is simply nice and i can assume you're an expert on this subject. Fine with your permission allow me to grab your feed to keep updated with forthcoming post. Thanks a million and please keep up the gratifying work.
    My webpage ; unforked.com

    ReplyDelete