Tuesday, June 12, 2012

Yuk, Bermain Mewarnai!

Belakangan ini aku perhatiin teknik mewarnai keisha semakin bagus. Padahal selama ini kita ga maksa dia harus mewarnai dengan sempurna, cuma kasih tau pelan2 kalo mewarnainya jangan keluar garis dan ga usah terburu2. (soalnya anaknya masih suka ga sabaran :D).

Sengaja untuk mengisi waktu di liburan sekolah ini saya belikan untuk keisha sebuah buku bergambar polos yang isinya penuh dengan karakter2 menarik, apalagi selama ini dia memang senang dengan aktifitas mewarnai baik di kertas maupun di henpon. Berdasarkan laporan dari Atinul, selama liburan gini dia seringkali ambil buku gambar tersebut lalu duduk anteng mewarnai sambil nyanyi2 sendiri sementara atinul beres2 rumah.

Berikut beberapa hasil mewarnai Keisha;





Not bad, ya?

Beberapa manfaat mewarnai dengan media gambar bagi anak, antara lain :

1. Meningkatkan konsentrasi (dan kesabaran)
Dengan mewarnai anak bisa fokus dengan kertas gambarnya sekaligus bisa melatih kesabaran dengan menikmati setiap guratan pensil warnanya. Seringkali makanya saya tekankan ke Keisha kalau mewarnai itu harus dinikmati jangan terburu2. Kalau buru2 akan terlihat dari hasilnya yang juga akan berantakan, tapi kalau dia fokus dan menikmati proses menggambar maka hasil warnanya akan rapih. Lagipula tujuan mewarnai yang terutama kan untuk FUN, bukan target berapa gambar yang dihasilkan hari ini. :)

2. Mengembangkan motorik kasar.
Dengan memegang pensil warna anak melatih kordinasi antara mata dengan tangan.  Awal2 pasti berantakan  dan tak sealur. Tapi lama2 anak akan berusaha supaya goresan warna tidak melewati garis.

3. Media berekspresi
Untuk anak yang mungkin masih belum bisa mengekspresikan perasaannya karena kosakata yang terbatas bisa menyalurkan perasaannya dengan mewarnai. Misalnya, jika ia sedih atau marah warna yang dipilih bisa hitam, abu2. Sementara kalau dia lagi senang gambarnya colorful. Kalau diliat dari gambar diatas bisa ketebak ya suasana hati Keisha?

4. Merangsang kreativitas
Dengan mewarnai anak mengenal perbedaan warna dan bisa menikmati proses pencampuran warna tersebut. Dari situ anak mengasah kemampuannya mengenali warna apa yang cocok dipadukan. Kemampuan inilah yang akan membantu anak berkreasi dalam hidupnya. Psst.. ini objektif ya, menurut saya malah paduan warna yang dipilih Keisha seringkali lebih bagus daripada saya. ^_^

5. Media Terapi
Menggoreskan warna di kertas polos bisa merupakan suatu media terapi tersendiri untuk anak. Terutama setelah mereka stres atau lelah seharian beraktifitas di luar ruangan.  Ga cuma buat anak2, kadang orang dewasa pun juga menikmati proses melukis ini. Fokus mewarnai pada bidang dan garis membuat kita melupakan sejenak masalah yang dihadapi dan setelah selesai hati senang melihat hasil gambar yang cantik. ^_^

2 comments:

  1. Fayra selama liburan naik kelas ini ikut Global Art. Hari pertama dan kedua hasil karya nya dibawa pulang. Hari ketiga gak bawa, katanya dipajang ama gurunya di dinding tempat les. Gw jadi penasaran, besok sabtu mo ngintip kesana. Hihihihi

    Keisha udah bagus tuh. Bisa memadukan warna kontras gitu. Keren *jempol*

    ReplyDelete
  2. Makasih tante.. :)
    kaka fayra juga keren ternyata ada bakat melukis juga kaya abangnya. Good job Fay!

    ReplyDelete