Tuesday, May 13, 2014

Babymoon to Japan (a veeerrrrry late post)

Sebenarnya ga direncanain untuk babymoon, yang jelas beli tiket untuk liburan tahunan. Biasa deh pas liat promo langsung klik beli (impulsiv banget ya). Ternyata beberapa minggu kemudian confirm hamil. Berbulan-bulan sempet galau pergi atau ngak, soalnya namanya tiket promo pake low budget yang  harusnya siap untuk ga nyaman. Sementara hamil kemarin itu bawaannya sakit pinggang trus. Pengen dihangusin aja tiketnya tapi ko pengen liat negara Doraemon. Arief ngusulin beli tiket baru aja, kebetulan SQ lagi promo dengan tujuan yang sama dan cuma beda sedikit dengan tiket yg udah dibeli. KZL bin nyesek pas tau kenyataan tersebut. Walau tergoda tapi bumil ogahlah kalau mesti beli tiket lagi, mending duitnya buat belanja disana kan.

Kegalauan itu tetap berlanjut hingga menjelang keberangkatan. Makanya persiapan yang lain juga last minute banget. Untung visa jepang cuma 3 hari kerja selesai dan mudah banget! (paling cinta deh sama embassy yang ga sombong kaya gini). Hotel udah survey dan reserve di booking.com yang bisa cancel last minute. Tinggal nyusun itinerary yang bolak balik revisi demi kenyamanan bumil.

Karena kita mau ke dua kota (Osaka - Tokyo) rencana naik kereta Shinkansen supaya lebih cepat. Kami beli Japan Rail Pass untuk tiket Shinkansen dan bisa digunakan di subway train tokyo dan osaka asalkan rutenya masuk JR line. Jadi cukup dengan beli JRP 7 hari bisa bebas keliling osaka-tokyo dan kota lain yang dilalui shinkansen.  Kami beli Japan Rail Pass di Ion Orchard, salah satu travel agen japan tourism. Untuk lebih lengkapnya bisa liat disini  
Disana juga tersedia tiket Disneyland, Disneysea, dan USJ jadi aku sekalian beli tiket Disneysea disini. Kelebihannya tiketnya bisa direfund kalau ternyata kita batal pergi.




Ada macam2 JR Pass, karna tujuan kota kami Tokyo dan Osaka jadi kami beli JR -West. Sebelum berangkat aku survey dulu jadwal shinkansen untuk melihat kereta yang tersedia dan waktunya, supaya ga nangis ketinggalan kereta dan tenang jalan2nya. Sebenarnya rute ke tokyo lumayan banyak dan bisa pilih mau naik kereta yang mana. Japan Rail Pass hanya bisa untuk kereta Hikari dan Kodoma. Hikari Shinkansen sekitar 3 jam perjalanan sementara kodoma bisa 4 jam karna berhenti di setiap stasiun. 

Hari keberangkatan

Sengaja pilih night flight biar ga perlu nyita jatah cuti, bisa bobok tenang dan mendarat dengan cantik di pagi hari. Ternyata harapan hanya khayalan belaka gara2 anak cilik antara terlalu excited pengen kerumah Ariel the Mermaid dan kebanyakan gula, jadi sepanjang malam dia ga tidur ngoceh trus dan baru bobo tiga jam sebelum mendarat. Huhuhuhu...... Bumil semakin ga bisa tidur karna keberisikan ditambah pinggang yang mo patah.

.... ceritanya berlanjut nanti ya, udah mau ngelonin anak bayi...

1 comment:

  1. Hahaha too excited sampe gak tidur2 ya... Ya gimana gak excited ya kali mau ke Disneyland... :)

    ReplyDelete