Wednesday, August 27, 2014

Postnatal Exercise

It's one thing to be fat BUT another to still be fat when you're no longer pregnant.

Don't get me wrong, I have no offense for big body. It doesn't mean perfect body should be slim, bentuk  tubuh macam biola syalala. Definitely not! Tapi bentuk tubuh dan berat badan kembali ke seperti sebelum hamil lebih nyaman buatku, bikin ga gampang capek, atau cepat lelah karna keberatan badan. Dan motivasi utama sih karena aku malas (baca: pelit) beli celana dan baju kerja satu atau dua size lebih besar.

Dulu pun sebelum hamil Alea aku juga ga kurus2 kok. Walaupun rutin work out tapi aku ga pernah diet apapun, diet ocd ataupun diet mayo yang sekarang lagi ngehits. Meskipun reviewnya ko spektakuler banget, bisa turun hingga belasan kg dalam waktu singkat. huwow... tapi pas liat menunya, langsung mundur teratur. Sekali2 makan rebus atau sayur2an saja masih ok buat aku, kalau tiap hari rasanya HIDUP KO GINI AMAT YA?!.

Karena ga bisa diet dan juga masih menyusui, aku lebih memilih untuk rutin olahraga. Bosen diam trus dirumah setelah antar Keisha sekolah sementara Alea bobo pagi, aku mulai yoga setelah 40 hari melahirkan. Untuk yang melahirkan normal bisa ko mulai yoga setelah 4 minggu. Yoga ringan aja yang gerakannya juga mudah sekitar 20-30 menit sekedar melemaskan otot2 yang kaku.  Gelar mat yoga, setel yutub, kemarin aku seringnya liat yutubnya Tara Lee. Believe me, it felt really good!
Kalau melahirkan Caesar harus menunggu setidaknya  6-8 minggu untuk memulai workout ya.

Kalau lagi semangat berkeringat nambah gerakan tabata. Tabata walau cuma 10 menit tapi lumayan banjir keringat loh. Tabata atau high intensity interval training dengan konsep full kardio 20 detik lalu rest 10 detik lanjut kardio lagi.  Gerakannya bisa push up, squat jumps, plank side, anything!Biasanya aku liat yutubnya disini. Asik parah deh kardionya!

Punya supporting group juga sangat membantu. Teman2 dari MamarunnersSG misalnya, sangat positif pengaruhnya mengajak untuk pola hidup sehat. Aku pelan2 mulai lari karena udah janjian runniversary mamarunnersSG di event RunHappy, dua bulan setelah melahirkan. Walau rasanya berat, pace awal2 juga cuma 9, lambat banget lah macam siput tapi lama2 bisa kembali ke pace sebelum hamil.
Beberapa event lari yang ku ikutin bareng mamarunners diantaranya ini. 

RUNHAPPY, Nov 2013, sekaligus anniversary run-nya MamarunnersSG
foto by Dyan
 
STANCHARD, Dec 2013
VENUS RUN, Mar 2014. Freakin' hot! Literally

 


SHAPE RUN, Aug 2014 
In between sebenarnya daftar beberapa event lari, tapi last minute ga bisa ikut karna beberapa hal. Kebetulan kantor juga mendukung healthy live dengan fasilitas member gym atau daftarin event2 lari. Tiap minggu kita juga punya agenda lari rutin after working hour. Kadang2 aku ikut kalau Alea bisa ditinggal sampai malam. Maklum dia masih sangat bergantung dengan kendi susunya.



Sebenarnya rutin olahraga supaya menjaga tubuh tetap fit. Apalagi setelah melahirkan anak kedua ko kayanya gampang banget drop kondisinya. Aku ngerasain sendiri sempet dua bulan kemarin off berhenti lari karna ada masalah dengan pinggul dan hamstring kiri, plus bablas ga yoga juga. Akibatnya hampir setiap minggu pasti ada deh pusing2 atau ga enak badan,,ditambah ac kantor yang seperti kutub utara gampang bikin masuk angin. Komplit banget lah.

Sampai sekarang berat badan masih jauh dari ideal dan perut pun belum rata. Ya mo gimana, makan aja masih brutal apalagi kalo pake sambel teri  gila plus nasi panas, wih bisa nambah berkali2.. Kalau ga dibarengin sama olahraga bisa gawat deh. Tujuan utama sehat untuk diri sendiri dan keluarga, kalau ada bonus langsing, Alhamdulilah, yes?






2 comments:

  1. wow .. keren ya mbak bisa ikut Event lari di sana, kalau aku sih biasa gowes hampir tiap hari

    postingannya inspiratif

    ReplyDelete
  2. Mba Ely, Sepedahan disana pasti semangat ya, kanan kiri dikelilingi pemandangan cantik.

    ReplyDelete