Thursday, November 20, 2014

Late Post : Birthday Wish

I should post this on Nov 14th 2014, exactly the born day of our first beloved daughter. At that time Keisha had been sick for 5 days. Our plan first was supposed to go to a nice place to celebrate her birthday, but she was to weak even for walk. So the only place we go was to the doctor clinic for the 3rd time in that week.

Nevertheless, we still had a small birthday celebration at home with a frozen cake and most wanted Anna and Elsa dolls for her birthday presents. She gave us weak smile while she opened her presents. Poor baby :(.. my heart cracked whenever my kids got sick.

To The Girl Who Gave Us Rainbow Life,
 
Happy birthday our sweetie cupcake.
This maybe not your best birthday,
 cos of that blocked nose and high fever.
But still is a special day for us.
Get well soon and stay happy.
May God always protect you, may good things come to  you.
We love you as far as the stars above you, as big as universe.
 
-mom, dad, alea-





(Last picture was taken by her Kindergarten teacher. She was still sick (39 degree) and supposed to stay at home, but it was farewell party at her school and she insisted to go there just to sent the goodies bag for her friends and wore "elsa's dress". Her teacher allow her to join the party, in fact she assured us to let her join the party and promised to watched her and gave us a call if anything happened. Well, she stayed there until the party over, felt happier and the fever went down.. for a while... after that got high again.  But at least she was so happy in the party. )

Monday, November 17, 2014

Once Upon A Time Disneysea

Masih dalam edisi kangen Jepang. Salah satu agenda wajib kami pas disana, tentu saja mengunjungi Mickey Mouse and friends. Dilemanya Tokyo punya dua themed park Disney; Disneyland dan Disneysea. Berhubung waktu dan duit (tentunya) terbatas, mau ga mau harus milih salah satu dari dua themed park yang ingin dikunjungi itu.

Setelah kontemplasi berhari2, bongkar pasang itinerary, melototin dan bandingin peta dua Disney ribuan kali, meneror pak suami dengan pertanyaan (yang dijawab sendiri) mending mana, laut atau darat. Ga lupa sehari dua kali nanya Keisha, mau kerumah Cinderella atau rumah Ariel. Dan dijawab dengan galau juga. gerrh...
Akhirnyaa setelah ditanya berkali2 dan mungkin bosan juga. Keisha mantep milih kerumah Aril. Which is akhirnya emaknya cukup lega, satu masalah besar selesai. Lets Go ke Disneysea! Salah satu pertimbangan milih Disneysea juga karena kami sudah pernah ke Disneyland HK, walaupuuuun.. jauh juga sih bandingannya.. Kana Disneyland HK cuilik bener kalau dibandingin yang di Jepan.

well enuff said. here are the pictures.






 





Rumah Ariel!!

Under The Sea!

Pak suami senyumnya sumringah amat disini. *huh*


Mas, saya jadi Jasmine mu aja yaa... *lupa anak lupa diri*





Once Upon A Time Osaka - Tokyo

Udah hawa2 liburan, akhir tahun, pengen yalan2.. kangen Jepang jadinya. Baru sadar udah setahun lebih dan belum posting foto2nya.

Cerita dimulai dari tengah kota Osaka, Dotonburi di pagi hari. Udaranya masih sejuk dari musim semi tapi mataharinya mulai terik. Jadi rada bingung ya pake kostum apa, mau pake sweater tapi mataharinya menyengat, mau pake celana pendek aja ya kok semriwing kedinginan. Tapi.. sisi baiknya cuaca begini jadi ga berasa capek jalan jauh. Ga panas keringetan dan sejuk. Paling pas malamnya aja, langsung pengen punya kaki Barbie, yang kalau capek dicopotin trus digantung dilemari. *lah horror*

Dari hotel ga sampe 10 menit jalan kaki ke Dotonburri, pusat perbelanjaan Osaka. Kalau siang jalanannya sepi dan ga banyak toko2 yang buka. Dotonburri baru berasa hidupnya pas malam hari, rame banget. Oiya sempet repot deh nyari2 money changer di jepang, dan kami bawa cash terbatas. Dipikirnya disini gampang aja nemu MC, tapi ternyata susah banget. Kalau ada kesempatan tukar di bandara aja, ga jauh beda ko ratenya.
 



Dari Dotonburri menuju Osaka Castle

Enak banget ini jalannya buat lari. Sepiii...


Penampakan paus mau naik bukit











We love japan, kota2nya cantik dan terawat, orang2nya humble, ramah dan hangat. Beberapa kali kami kebingungan ketika naik subwaynya yang aujubile 3x lebih rumit disbanding MRT singapoh, eh ada aja yang ngebantuin. Teristimewa karena meski kemampuan bahasa inggris mereka terbatas bahkan nol sama sekali, tapi mereka tetap berusaha ngasih tau walau dengan bahasa isyarat. aku sampai terharu dengan kebaikan mereka.

Kangen..kangen...kangen...Jepang,, belum puas juga kesana kemarin...